Tidak Hanya Venesia, China Juga Memiliki Kota Apung Yang Terbilang Cukup Tua Lebih Dari 900 Tahun

Jakarta - Keindahan kota apung Venesia sudah tidak asing lagi bagi wisatawan. Tapi, enggak hanya Italia, kota apung ternyata juga bisa kamu temukan di berbagai belahan dunia, salah satunya kota apung di China ini.

Selain panoramanya yang indah, kota apung di China ini terbilang cukup tua karena usianya yang hampir seabad. Wow, unik ya!

Dilansir The Vintage News, terletak di barat daya China, tepatnya di antara Kota Suzhou dan Kunshan, Zhouzhuang dijuluki 'Venesia dari Timur'. Ya, julukan tersebut dikarenakan Zhouzhuang punya pemandangan romantis ala Venesia di Italia.

Bedanya, kalau Venesia dikelilingi dengan bangunan Renaissance, Zhouzhuang dikelilingi rumah-rumah kuno khas China dan juga kelenteng.

Kota Apung Berusia Lebih dari 900 Tahun

Zhouzhuang merupakan kota sungai tertua di China. Kota yang dibangun sekitar tahun 1086 ini telah berusia lebih dari 900 tahun.

Di masa lampau, Zhouzhuang merupakan kota yang menjadi bagian penting dari Kerajaan Wu yang berdiri sekitar 711 hingga 476 Sebelum Masehi (AS). Dulunya, kota ini bernama Yaocheng, hingga akhirnya nama tersebut berganti menjadi Zhouzhuang pada awal Dinas Qing.

Karena berada di daerah sungai, Zhouzhuang dulunya juga menjadi bagian dari Zhenfang Lane atau pusat perdagangan penting China di masa lalu. Kota seluas 124 hektare ini menjadi pusat distribusi penting untuk sutra, keramik, seni, kerajinan, dan makanan.

Selain sejarahnya yang panjang, keunikan Zhouzhuang terletak dari tata letak kota atau pondasinya yang unik, karena dikelilingi sungai-sungai kecil seperti di Venesia dan transportasinya yang khas yaitu gondola.

Dijuluki Venesia dari Timur

Julukan Venesia dari Timur ke Kota Zhouzhuang bukanlah julukan yang disematkan asal-asalan. Itu dikarenakan Zhouzhuang sendiri terbagi menjadi danau dan sungai.

Kota ini memiliki 14 jembatan yang menghubungkan satu tempat ke tempat lainnya. Semua rumah di Zhouzhuang juga dibangun di atas air, di mana setiap rumahnya memiliki dermaganya sendiri-sendiri.

Ada banyak hal yang bisa ditemukan di sana. Yang paling menarik adalah dua kuil populer, yaitu vihara Buddhist Quanfu Temple dan kelenteng Taoist Chengxu Holy place.

Selain itu, kamu juga bisa menemukan jembatan ikonik seperti Fuan Bridge, Double Bridge, hingga Shen's Hall of Residence. Fuan Bridge merupakan salah jembatan tertua yang ada di sana. Jembatan yang dibangun pada tahun 1355 ini masih mempertahankan struktur aslinya.

Sementara itu, Dual Bridge atau jembatan kembar yang terlihat seperti kunci China bergaya lampau. Kedua jembatan ini dibangun di age Wanli pada tahun 1573-1619, Dinasti Ming.

Sedangkan, bergeser ke sisi tenggara Jembatan Fuan, kamu bisa menemukan tempat wisata unik lainnya, yakni rumah keluarga Shen Wansan yang jadi keluarga terkaya di Jiangnan pada Dinasti Ming. Rumah keluarga Shen dibuat pada tahun 1742 dan memiliki lebih dari 100 kamar.

Untuk berkunjung ke sini, kamu perlu merogoh kocek sekitar 100 yuan atau Rp 224 ribu per orang per harinya. Tiket ini sudah termasuk untuk masuk kawasan kota kuno dan semua tempat wisata. Selain itu, kamu juga bisa menikmati tur keliling kota dengan menggunakan perahu gondola.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berikut Ini Beberapa Tips Untuk Anda Agar Aman Dan Nyaman Saat Pertama Kali Naik Bus AKAP

Mengunjungi Bukit Jempol di Lahat Sumatera Selatan, Dari Curug, Dan Jika Beruntung Bisa Melihat Sekolompok Gajah